TIMIKA – PERSINAS ASAD Mimika kembali menggelar latihan rutin bagi peserta usia dini dan anak-anak di Padepokan PERSINAS ASAD Mimika, Jalan Hasanudin, Timika, Papua Tengah, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan untuk mencetak pesilat muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik.
Latihan yang berlangsung setiap Sabtu sore tersebut diikuti oleh 21 peserta, terdiri atas 10 pesilat putra dan 11 pesilat putri, dengan pendampingan tiga pelatih. Seluruh rangkaian latihan dipusatkan pada penguasaan teknik dasar pencak silat sesuai standar IPSI serta pembinaan mental dan karakter.
Koordinator latihan, Mulyadi, yang juga merupakan Bidang Pelatih Pengurus Kabupaten IPSI Mimika sekaligus pelatih warga PERSINAS ASAD, memimpin langsung jalannya pembinaan. Dalam sesi latihan, ia memberikan contoh gerakan Jurus Baku IPSI, Jurus Tunggal, serta jurus khas PERSINAS ASAD yang harus dikuasai peserta secara bertahap.
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada ketepatan teknik gerakan, tetapi juga disiplin, konsentrasi, ketahanan fisik, serta pembiasaan sikap sportif sejak usia dini.
Ketua PERSINAS ASAD Mimika, Aji Siswanto Abdila, menegaskan bahwa pembinaan usia dini merupakan investasi penting dalam mencetak atlet pencak silat yang mampu berprestasi sekaligus memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, latihan rutin tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknik bertanding, tetapi juga menjadi sarana membentuk mental, kedisiplinan, tanggung jawab, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda PERSINAS ASAD.
"Pembinaan usia dini merupakan pondasi penting dalam mencetak pesilat unggulan. Selain teknik dasar pencak silat seperti Jurus Baku IPSI, Jurus Tunggal, dan jurus PERSINAS ASAD, kami juga menanamkan pembentukan mental dan nilai-nilai keagamaan kepada generasi ASAD," ujar Aji Siswanto Abdila.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat melahirkan pesilat-pesilat yang mampu mengharumkan nama Mimika pada berbagai kejuaraan, sekaligus menjadi generasi muda yang memiliki akhlak baik dan jiwa kepemimpinan.
Latihan rutin tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta maupun orang tua. Kehadiran puluhan anak menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga pencak silat sebagai media pembinaan karakter.
Tidak hanya mengantar, banyak orang tua juga memilih menunggu putra-putrinya hingga latihan selesai sebagai bentuk dukungan terhadap proses pembinaan yang dilakukan PERSINAS ASAD Mimika.
Suasana latihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap instruksi pelatih dengan disiplin, mulai dari pemanasan, latihan teknik dasar, hingga praktik jurus secara berkelompok.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga berbasis organisasi masyarakat dapat menjadi salah satu sarana positif dalam mengembangkan potensi generasi muda di Papua Tengah.
Sebagai cabang olahraga bela diri asli Indonesia, pencak silat memiliki nilai budaya sekaligus pendidikan karakter. Melalui latihan yang berkesinambungan, PERSINAS ASAD Mimika berupaya menjaga keberlangsungan pembinaan atlet sejak usia dini agar memiliki jenjang pembinaan yang jelas menuju tingkat prestasi.
Selain mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan, latihan rutin juga menjadi wadah pembentukan kepribadian, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta semangat kebersamaan di kalangan generasi muda.
Dengan dukungan pelatih yang berpengalaman, pengurus organisasi, serta keterlibatan aktif orang tua, pembinaan yang dilakukan diharapkan mampu menghasilkan pesilat muda yang siap berkompetisi sekaligus menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan rutin seperti ini menjadi salah satu bentuk komitmen PERSINAS ASAD Mimika dalam mendukung pengembangan olahraga pencak silat di Kabupaten Mimika sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi penerus bangsa.(Muslimin)
"Prestasi lahir dari latihan yang konsisten, sedangkan karakter terbentuk dari disiplin yang dijaga setiap hari. Teruslah berlatih, hormati guru, cintai sesama, dan jadilah pesilat PERSINAS ASAD yang tangguh, berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua, daerah, dan bangsa."(Mbah Bejo)
